Siapa yg akan mencerdaskan kehidupan bangsa ?


 Jawabnya adalah bocahe dewe…Guru adalah profesi yang selalu jadi rebutan. Tetapi mendidik adalah wujud pengabdian seseorang, tidak harus menjadi guru…bisa jg menjadi pengusaha. Statement ini didasari oleh :

Setelah beberapa bulan yang lalu mengeluarkan keputusan untuk menghentikan program RSBI di sekolah sekolah, pekan lalu Mahkamah Konstitusi membuat keputusan baru di dunia pendidikan. Putusan yang terakhir adalah Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa lulusan non kependidikan bisa menjadi guru ataupun dosen. Keputusan MK ini dikeluarkan setelah menolak uji materi UU Pasal 9 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. MK berpendapat bahwa menjadi guru ataupun dosen adalah hak bagi setiap warga Negara dan tidak boleh dimonopoli oleh lulusan kependidikan saja.

Bagi lulusan kependidikan maupun mahasiswa yang masih melanjutkan kuliah di Universitas kependidikan tentu keputusan ini dirasa tidak adil. Dengan lahirnya keputusan ini mereka mungkin menganggap bahwa ini adalah ancaman bagi mahasiswa lulusan kependidikan. Ada lagi yang berpendapat bahwa kuliah selama 4 tahun di perguruan tinggi menjadi sia – sia karena harus bersaing dengan lulusan non kependidikan yang sejak awal sudah dididik tidak untuk menjadi seorang guru.

Sepertinya peraturan memang hanya permainan, berubah – ubah tergantung penguasa dan pengusaha. Yang terpenting, pendidikan di Indonesia harus berada di tangan guru guru yang berkarakter dan memiliki kemampuan untuk membantu siswa selamat dunia dan akhirat.

tapi kita bisa jadi pengusaha dan guru sekaligus kok …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s